Layanan Transaksi Pencairan Non Tunai

715 views
baner murah berpotensi

Sahabat Potensi. Nasabah BNI Syariah dan Pegadaian Syariah, segera dimanjakan dengan layanan yang semakin aman, dan nyaman. Hal ini, karena kedua lembaga keuangan ini menjalin kerjasama layanan transaksi pencairan secara non tunai. Dana nasabah yang diperoleh dari Pegadaian Syariah dapat langsung dikirimkan ke rekening BNI Syariah.

Kerjasama Transaksi Pencairan Non Tunai

Kerjasama Transaksi Pencairan Non Tunai

Kegiatan penandatanganan kerjasama antara BNI Syariah dengan PT Pegadaian (Persero) berlangsung di Kantor Pusat Pegadaian Jalan Kramat Raya 162 Jakarta pada hari Jumat (23/12/2016). Penandantanganan PKS ini dilakukan oleh  Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono  dan Direktur Utama Pegadaian Riswinandi.

Dalam PKS ini menyepakati kerjasama, dalam hal penyediaan fasilitas jasa layanan bank untuk proses transaksi di Pegadaian Syariah, dengan tujuan memberikan akses kemudahan bagi para nasabah pegadaian, dalam hal transaksi pencairan gadai non tunai.

Kenyamanan Transaksi Tunai

Sejalan dengan konsep Hasanah Lifestyle Banking, BNI Syariah memberikan kemudahan dan kenyamanan transaksi finansial sesuai syariah bagi seluruh nasabah Pegadaian Syariah, seperti penarikan tunai maupun setoran di lebih dari 323 outlet BNI Syariah seluruh Indonesia, atau SCO (Sharia Channeling Outlet). Selain itu didukung dengan kemudahan akses layanan platform BNI induk melalui sistem e-banking (sms banking, internet banking maupun phone banking) dan call center 1500046 yang dapat diakses 24 jam.

“Kami berharap dengan kerjasama yang positif ini, BNI Syariah sebagai Hasanah Lifestyle Banking dapat memberikan kemudahan kepada nasabah Pegadaian yang saat ini mencapai lebih dari 700 ribu orang melalui layanan transaksi finansial secara syariah dengan platform modern”, papar Imam Teguh Saptono, Direktur Utama BNI Syariah.

Sementara itu, Direktur Utama Pegadaian Riswinandi mengatakan bahwa layanan non tunai di Pegadaian Syariah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam menjamin keamanan transaksi.

“Nasabah yang mendapatkan dana di Pegadaian Syariah akan semakin aman dari risiko kejahatan perampokan. Kami juga berharap kerjasama ini dapat diperluas sehingga nasabah Pegadaian Syariah dan BNI Syariah semakin mendapatkan layanan yang semakin baik dan berdampak pada peningkatan kinerja kedua pihak”.

Dengan adanya kerjasama ini, BNI Syariah memberikan kemudahan kepada nasabah Pegadaian Syariah dimana nasabah tidak perlu lagi repot membawa uang tunai saat menerima hasil gadai, karena uang tersebut akan ditransfer ke rekening nasabah sehingga nasabah merasa aman tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar.

BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,9% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diataranya memiliki lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 323 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.490 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah.

Pegadaian Syariah

Pegadaian Syariah mulai beroperasi sejak bulan Januari 2003. Pegadaian Syariah adalah Stategic Business Unit yang merupakan salah satu divisi dalam struktur organisasi PT Pegadaian (Persero). Operasional SBU Syariah didukung oleh 83 Kantor Cabang Pegadaian Syariah dan 528 Unit Pegadaian Syariah. Beragam produk yang ditawarkan Pegadaian Syariah diantaranya Gadai Syariah (Rahn), Pembiayaan Mikro Syariah (Arrum), Pembiayaan Ibadah Haji (Arrum Haji), Pembiayaan Pemilikan Kendaraan Bermotor (Amanah), Investasi Emas Syariah (Mulia), Tabungan Emas, serta Aneka Jasa Pembayaran dan Jasa Pengiriman Uang.    

Baca juga Para Pengusaha yang Berbasis Syariah

baner murah berpotensi
Penulis: 
author
Orang yang sederhana, ramah dan pantang menyerah. Berpengalaman kerja sebagai wartawan dan penulis sejak tahun 1999. Anda bisa menghubungi saya melalui halaman kontak website ini.

Posting Terkait

baner murah berpotensi