Mengenali Keragaan Ubi Kayu

1015 views
baner murah berpotensi

Sahabat Potensi, bahwa ubi kayu lebih populer dikenal masyarakat dengan sebutan singkong. Adapun dalam bahasa Inggris disebut Cassava sementara dalam bahasa ilmiah dikenal dengan nama Manihot Esculenta Crantz. Tanaman singkong berasal dari Benua Amerika, tepatnya dari Brasil. Penyebarannya hampir ke seluruh dunia, antara lain Afrika, Madagaskar, India dan Tiongkok. Di Indonesia tanaman ini masuk pada tahun 1852.

Pohon ubi kayu bisa dipanen usia 10-14 bulan

Pohon ubi kayu bisa dipanen usia 10-14 bulan

Kalimat diatas merupakan kalimat pembukaan yang dipaparkan oleh Valeriana Darwis dalam memberikan pengenalan tanaman singkong di depan murid SD Pembangunan Jaya I  Bintaro Jaya Tanggerang. Ketua Litbang Potensi Indonesia ini diminta oleh Bu Wanda Hazman untuk mengenali tanaman ubi kayu secara makro di depan murid-murid secara bergantian dari kelas I sampai kelas VI SD.

Bu Wanda dari seksi pendidikan komite sekolah mengemukakan, bahwa komite mempunyai tugas rutin diluar pendidikan sekolah. Tugas tersebut dikelompokkan dalam seni budaya dan ilmu pengetahuan. Untuk kegiatan ilmu pengetauan mengangkat tema ”pojok ilmu aneka manfaat tanaman singkong”. diadakan diruangan serbaguna SD Pembangunan Jaya 1 Jl. Bintaro Utama Raya Sektor 3 A. Bintaro Jaya – Tangerang. Acara dimulai dari pengenalan secara umum tanaman ubi kayu, kemudian dilanjutkan mendatangi stan-stan manfaat ubi kayu, seperti : bio ethanol, plastik dari ubi kayu, pembuatan wayang dan kalung, pembuatan makanan dan aneka jajanan pasar dari ubi kayu.

Secara makro Valeriana Darwis memaparkan, bahwa bibit tanaman ubi kayu diambil dari stek batangnya dengan cara dipotong 20-25 cm. Bibit kemudian ditanam dengan cara mata atau bekas tempat daun singkong berada diatas ruasnya, tujuannya agar tanaman singkong dapat tumbuh dengan sempurna. Tanaman ini dapat tumbuh dimana saja, kerena tidak menuntut iklim yang spesifik untuk pertumbuhannya. Tanaman ini akan berproduksi baik apabila diberi pupuk. Pemberian pupuk ini untuk memperbaiki struktur tanah. Sementara pupuk an-organik diberikan tergantung tingkat kesuburan tanah. Pada umumnya dosis pupuk yang dianjurkan untuk tanaman ubi kayu adalah:

  • – Urea : 60 – 120 kg hl/ ha
  • – TSP : 30 kg P205/ ha
  • – KCL : 50 kg K20/ ha

Tanaman ubi kayu dapat dipanen setelah berumur 10 sampai 14 bulan dan tanaman ini bisa menghasilkan ubi kayu 12 sampai 18 ton perhektar. Panen sebaiknya dilakuan dengan cara mengemburkan tanah disekitar batang, kemudian baru dicabut. Tujuannya agar umbi tidak patah dan tertinggal didalam tanah.

Khusus untuk DKI produksi tanaman singkong terus mengalami penurunan. Data dari Departemen Pertanian menunjukan produksi singkong dari 1.678 ton tahun 2000 turun menjadi 815 ton pada tahun 2004 dan terus turun menjadi 454 ton di tahun 2008. Penurunan produksi ini wajar karena lahan pertanian sudah mulai tergantikan fungsinya (konversi lahan) menjadi lahan non pertanian seperti ; pembangunan buat mal, jalan tol, perumahan dan sebagainya.

Aneka Manfaat Ubi Kayu

Pohon ubi kayu banyak manfaatnya mulai dari daunnya yang dipergunakan untuk sayuran, pohonnya untuk bibit dan bisa dibuat sebagai pagar rumah atau pembatas lahan. Yang paling banyak dimanfaatkan adalah umbinya. Umbinya bisa dipergunakan langsung untuk dikonsumsi dan ada juga yang dijadikan bahan baku atau bahan perantara di kalangan industri. Lebih lengkapnya manfaat singkong dapat dilihat pada tabel 1. dibawah ini.

Setelah mengenal secara umum tentang singkong, murid-murid SD Pembangunan Jaya diperkenalkan secara bergantian manfaat dan proses dari ubi kayu menjadi bio ethanol, membuat perhiasan kalung, sabagai bahan baku untuk menjadi pengganti tas plastik, membuat ketimus dan mencoba langsung makanan dari bahan singkong dalam bentuk jajanan pasar.

Tabel 1. Berbagai Jenis Makanan Tradisional Berbasis Ubikayu

No. Jenis makanan Bahan baku Cara pengolahan
1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

Tiwul

Ubikayu rebus

Ubikayu goreng

Onde-onde

Dempul

Gatot

Kaolin/Lemet

Tape

Jongkong

Keripik

Kemplang

Kolak

Gethuk

Kerupuk

Alen-alen

Putu Tegal

Ceriping

Poding singkong

Gaplek

Ubikayu segar

Ubikayu segar

Ubikayu segar

Ubikayu segar

Gaplek

Ubikayu segar

Ubikayu segar

Ubikayu segar

Ubikayu segar

Ubikayu segar

Ubikayu segar

Ubikayu segar

Tepung tapioka

Tepung tapioka

Tepung tapioka

Ubikayu segar

Ubikayu segar

Dikukus

Direbus

Digoreng

Digoreng

Digoreng

Dikukus

Dikukus

Dikukus+Difermentasi

Dikukus

Digoreng

Digoreng

Direbus

Dikukus

Dikukus+Dikeringkan+Digoreng

Digoreng

Dikukus

Digoreng

Dikukus


baner murah berpotensi
Penulis: 
author
Orang yang sederhana, ramah dan pantang menyerah. Berpengalaman kerja sebagai wartawan dan penulis sejak tahun 1999. Anda bisa menghubungi saya melalui halaman kontak website ini.

Posting Terkait

baner murah berpotensi