Kepala BKPM Pantau Realisasi Investasi

839 views
baner murah berpotensi

Sahabat Potensi. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong, memastikan jalannya realisasi investasi, perusahaan-perusahaan asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini dilakukan, dengan mengunjungi secara langsung, perusahaan asal NTT. Kunjungan kerja tersebut dilakukan, untuk mendukung kegiatan realisasi investasi, yang telah berjalan di perusahaan-perusahaan tersebut.

Dua perusahaan PMDN, yang dikunjungi oleh Kepala BKPM, adalah PT LEN Industri (persero), dengan bidang usaha, konstruksi jaringan saluran untuk irigasi, konstruksi dan limbah, dengan rencana investasi sebesar Rp 120 miliar, dan telah merealisasikan investasinya, sebesar Rp 96 miliar (80,39%).

Kepala BKPM Pantau Realisasi Investasi

Kepala BKPM Pantau Realisasi Investasi

kemudian PT Garam (persero), dibidang industri pengolahan garam, dengan rencana investasi Rp 16,9 miliar, dan telah terealisasi Rp 3,8 miliar (22%). Kepala BKPM, juga dijadwalkan melakukan audiensi, dengan PT Shang Che Garamindo, yang bergerak dibidang, industri kimia dasar anargonik khlor, dan alkali, dengan nilai rencana investasi US$ 6,01 juta, dan telah terealisasi US$ 6,04 juta.

Memantau Realisasi Investasi

Kepala BKPM Thomas Lembong menyampaikan bahwa kunjungan kerja ke NTT yang dilakukan BKPM untuk memantau realisasi investasi dan mengoptimalkan keberadaan investasi di daerah. “Terutama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja mengubah ekonomi berbasis konsumsi menjadi basis produksi, meningkatkan pajak serta mendorong pemerataan ekonomi,” ujarnya disela-sela kunjungan ke Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (19/12).

Menurut Thomas, langkah tersebut sesuai dengan arahan Presiden Jokowi yang menyampaikan bahwa tiga pilar ekonomi Indonesia masa depan adalah investasi, industri dan ekspor. ”Investasi telah menjadi tumpuan untuk menjamin pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, kerja-kerja untuk mendukung realisasi investasi akan terus digiatkan,” paparnya.

Tom menyampaikan bahwa berdasarkan sektor investasinya, sektor tanaman pangan dan perkebunan mendominasi capaian investasi PMDN dari provinsi yang banyak dikenal akan produksi garamnya ini. “Sementara untuk PMA yang masuk ke NTT sektor yang mendominasi adalah sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran,” lanjutnya.

Data BKPM

Dari data yang dimiliki oleh BKPM, Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi yang menunjukkan peningkatan cukup signifikan. Pada tahun 2014 dari target investasi sebesar Rp 2 triliun, nilai investasi yang masuk hanya Rp 0,2 triliun, ini meningkat posisinya pada tahun 2015 dari target Rp 1,8 triliun tercapai Rp 2,2 triliun. Pada tahun 2016 ini, untuk periode Januari-September, NTT mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 1,2 triliun.

Capaian NTT tersebut turut mendukung realisasi investasi di tingkat nasional yang pada periode Januari-September 2016 meningkat 13,4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2015 dengan nilai investasi Rp 453,4 triliun terdiri dari 21.843 proyek. Realisasi investasi dalam kurun waktu tersebut juga menyerap tenaga kerja sebanyak 960.041 orang.

Baca juga Peluang Bisnis Terbuka

baner murah berpotensi
Penulis: 
author
Orang yang sederhana, ramah dan pantang menyerah. Berpengalaman kerja sebagai wartawan dan penulis sejak tahun 1999. Anda bisa menghubungi saya melalui halaman kontak website ini.

Posting Terkait

baner murah berpotensi